Untung Bermain Judi Bola Online

Penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap beberapa pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga selama operasi di Jakarta pada Selasa malam, karena mereka dilaporkan menerima suap terkait dengan hibah dari kementerian kepada Komite Olahraga Nasional (KONI).

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo membenarkan penangkapan tersebut, dengan mengatakan hal itu terjadi setelah para penyuap korupsi menemukan beberapa bukti awal dari transaksi ilegal tersebut.

“Setidaknya sembilan orang ditangkap selama operasi, yang terdiri dari wakil kementerian, pembuat komitmen dan anggota KONI,” kata Agus dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam, menolak untuk mengungkapkan identitas individu yang ditangkap.

Secara terpisah, sekretaris kementerian, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan kepada wartawan bahwa wakil kementerian yang mengawasi prestasi olahraga, Mulyana, termasuk di antara yang ditangkap.

Baca Juga Selengkapnya Mengenai : Game Judi Bola Online Terbaik dan Terbesar Indonesia

KPK mengumumkan menyita setidaknya Rp 300 juta (US $ 20.767) dalam bentuk tunai dan kartu debit untuk rekening giro sebesar jutaan rupiah. Penyelidik juga menyegel tiga kamar di gedung kementerian di Jakarta, termasuk kantor wakil kementerian.

Menanggapi penangkapan, Gatot mengatakan kepada wartawan bahwa kementerian akan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. “[Penangkapan ini] mengejutkan kami. Saya telah memperingatkan setiap pejabat untuk tidak melanggar hukum apa pun. ”

Dia menambahkan bahwa kementerian akan siap untuk memberikan bantuan hukum jika ada pejabat yang ditunjuk sebagai tersangka kasus oleh KPK.

KPK diharapkan mengumumkan status hukum mereka pada hari Rabu sore.